Pentingnya Imunisasi Anak dan Daftar Harga Vaksin 2018

Menjadi ibu baru itu ibarat sekolah atau kuliah lagi gak sih?. Semuanya harus belajar dan cari tahu sana-sini. Mulai dari cara merawat si bayi, menyusui, persiapan MPASI, stimulasi tumbuh kembang anak, sampai imunisasi sebagai pencegahan dini dari penetrasi virus-virus nakal di luar sana. Hal ini sangat penting untuk masa depan anak kita nantinya loh, Bun! Nah, kali ini aku akan sharing tentang pemberian vaksin yang benar untuk bayi mulai dari lahir sesuai arahan IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia). Penting untuk diingat, bahwa pemberian vaksin harus mengikuti jadwal yang sudah ditetapkan oleh IDAI demi memperoleh manfaat maksimal untuk anak nantinya.

Pemberian vaksin dimulai dari pertama kali setelah bayi dilahirkan, yaitu pemberian vaksin Hepatitis B. Vaksin ini disarankan diberikan pada 12 jam pertama setelah anak dilahirkan. Vaksin Hepatitis B diberikan untuk mencegah infeksi virus yang menyebabkan kanker hati atau liver. Mulai usia 1 bulan, bayi bisa diberikan tetesan vaksin Polio dan BCG yang disuntikkan di bawah lapisan kulit yang berguna untuk mencegah infeksi tuberkulosis (TBC). Kemudian mulai usia 2 bulan, bayi mendapatkan DPT pertamanya yang berguna untuk mencegah serangan virus difteri, pertusis, dan tetanus. Selanjutnya ada vaksin PCV, Hib, Rotavirus, Campak, Influenza, dll yang juga sangat penting bagi daya imun anak. Untuk lebih lengkapnya, bisa dilihat jadwal imunisasi anak terbaru tahun 2017 sesuai arahan IDAI di bawah ini.

Jadwal Imunisasi IDAI
Sumber: IDAI, 2017

Harga vaksin untuk setiap kali imunisasi berbeda-beda, seperti yang beredar di pasaran, harga vaksin keluaran lokal jauh lebih murah dibandingkan keluaran luar seperti Belgia, Prancis, dll. Contohnya saja vaksin DPT, salah satu keluaran Indonesia adalah Pentabio yang harganya hanya sekitar Rp. 170.000 saja, dibandingkan Infanrix produksi Belgia yang harganya jauh lebih mahal, yaitu sekitar Rp. 330.000, hampil 2 kali lipat. Perbedaannya lumayan, namun kebanyakan vaksin mahal mengurangi atau bahkan tidak ada efek demam setelah suntik. Setidaknya itu yang bayi saya alami. Selain itu, vaksin mahal juga menawarkan paket combo, yaitu banyak vaksin dalam 1 suntikan, jadi bayi tidak perlu di suntik berulang kali.

Saat ini baby Ulil sudah berusia 7 bulan dan sudah melakukan beberapa kali imunisasi. Aku pribadi memilih vaksin keluaran Belgia karena dari awal dokter sudah menyarankan pemberian vaksin tersebut. Tapi, vaksin lokal bukan berarti tidak menjadi rekomendasi loh, karena aku sendiri adalah anak vaksin lokal dan alhamdulillah sampai saat ini sehat terus :). Sebagai seorang ibu, kita memang harus selektif dan bijak dalam memberikan yang terbaik untuk si bayi, pastikan kalau anak kita mendapatkan vaksin yang steril ya, Bund! Hati-hati juga dengan vaksin palsu dan peralatan yang tidak steril. Sebagai referensi, di bawah ini beberapa daftar harga vaksin terbaru Desember 2017 yang aku rangkum dari klinikraisha.com. Bisa dijadikan panduan sebelum Bunda sekalian ke dokter.

Happy sharing 🙂

Daftar harga vaksin 1Daftar harga vaksin 2

Daftar harga vaksin 3
Daftar Harga Vaksin Terbaru 2017 (Sumber: klinikraisha.com)
Advertisements

One thought on “Pentingnya Imunisasi Anak dan Daftar Harga Vaksin 2018

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s